Kapal Tongkang yang Jarang Diketahui

Mungkin banyak dari kalian sangat asing kan dengan yang namanya kapal tongkang? Sebenarnya itu kapal jenis apa sih? Emangnya ada ya kapal itu? Bentuknya kayak gimana sih? Yuk, kita bahas di sini!

Kapal tongkang (Barge) atau yang biasa disut juga dengan kapal Ponton merupakan salah satu jenis kapal yang memiliki bentuk lambung datar bahkan akan terlihat seperti kotak besar yang mengapung di atas air. Kapal ini biasanya dipergunakan untuk mengangkut barang dengan kapasitas yang besar dan berat. Kapal ini tidak memiliki mesin sendiri, sehingga untuk dapat berjalan harus dibantu dengan cara ditarik oleh kapal tunda (tug boat) atau didorong oleh kapal towboats. Ponton juga bisa digunakan untuk memfasilitasi pasang surutnya air laut seperti yang ada di dermaga apung.

Baca Juga : Kapal Tunda (Tug Boat)

Fungsi dari kapal tongkang :

  1. Pada sekitar tahun 1960-an sampai 1980-an, kapal ini digunakan untuk membawa transportasi darat seperti mobil, motor, truk, dan lain sebagainya untuk menyeberangkannya dari satu daerah ke daerah lain melalui jalur laut. Karena pada saat itu masih belum banyak jembatan yang bisa memudahkan untuk penyebrangan. Daerah yang menggunakan kapal ini sebagai bantuan penyebrangan yaitu jalur lintas Sulawesi, Sumatera, Papua, dan Kalimantan.
  2. Mengangkut muatan dalam jumlah yang besar seperti kayu dan lain sebagainya.
  3. Mengangkut muatan hasil tambang seperti pasir, batubara, nikel, bijih besi, dan lain sebagainya.
  4. Mengangkut peti kemas / kontainer, biasanya jika digunakan untuk mengangkut ini, maka yang digunakan adalah tongkang yang menggunakan mesin.
  5. Kepentingan wisata. Agar dapat menstabilkan kapal ini, maka umumnya memakai dua ponton yang digabung menjadi satu secara paralel.

Jenis – jenis ukuran dari kapal tongkang :

  • Ukuran 180 feet, dapat mengangkut muatan batubara / kargo curah sebanyak kurang lebih 3.000 MT.
  • Ukuran 270 feet, dapat mengangkut muatan batubara sebanyak 4.000 – 5.500 MT.
  • Ukuran 300 feet, dapat mengangkut muatan batubara sebanyak 7.500 – 7.700 cargo.
  • Ukuran 320 feet, dapat mengangkut muatan batubara sebanyak 10.000 – 10.200 MT.
  • Ukuran lebih dari 320 feet, dapat mengangkut muatan sebanyak lebih dari 10.000 MT bahkan hingga 16.000 MT.

Kapal ini tidak mempunyai mesin penggerak atau unpropeller (baling – baling penggerak), sehingga hanya konstruksinya saja yang memiliki kemiripan dengan kapal, tetapi bedanya tidak mempunyai mesin maupun kemudi. Di Indonesia ini terdapat banyak wilayah yang membuat atau memproduksi kapal tongkang yaitu di galangan kapal daerah Surabaya, Jakarta, & Batam yang menjadi salah satu basis produksi perkapalan di Indonesia.

Selengkapnya : Tongkang

Bagaimana nih dengan informasi di atas? Apakah kalian sudah mengerti dengan kapal tongkang? Jangan lupa untuk menunggu update an artikel kita selanjutnya ya! see you next time!

Baca juga : Sekilas Info Kapal

tokoraphandicraft.com