Kapal Tunda yang Tak Dikenal Tapi Banyak Digunakan

Pada tahu nggak tug boat itu kayak gimana? Emangnya buat apa sih? Nah, pasti kalian terasa asing kan dengan kapal ini. Karena memang kapal ini nggak banyak dibahas oleh banyak orang. Jadi daripada kalian semua bingung, yuk kita simak penjelasan lengkapnya.

Kapal tunda (tug boat) merupakan salah satu jenis kapal yang dipergunakan untuk melakukan pergerakan atau manuver, terutama untuk menarik atau mendorong kapal lain yang lebih besar di pelabuhan, laut lepas, atau bisa juga dengan melalui sungai / terusan. Kapal ini juga bisa digunakan untuk menarik kapal tongkang, kapal yang rusak, dan lain sebagainya. Sesuai dengan peraturan yang ada pada Pasal 3 PM 93 Tahun 2019 Tentang Sarana Bantu dan Prasarana Pemanduan Kapal, ada 3 kategori kapal yang dibantu dengan kapal tunda yaitu 70-150 meter menggunakan satu kapal; 150-250 meter menggunakan 2 kapal tunda; dan 250 ke atas minimal menggunakan 3 kapal tunda.

Meskipun kapal ini memiliki ukuran yang bisa dibilang kecil, tetapi kapal ini memiliki tenaga yang besar. Mesin induk dari kapal tunda pada umumnya memiliki kekuatan antara 750 – 3.000 horse power (500 sampai dengan 2.000 kW), akan tetapi kapal yang memiliki ukuran lebih besar yang digunakan di laut lepas bisa memiliki kekuatan hingga 25.000 horse power (20.000 kW). Pada zaman dahulu, kapal ini melaju dengan menggunakan mesin uap, akan tetapi pada saat ini sudah menggunakan mesin diesel. Mesin yang digunakan pada kapal ini biasanya sama dengan kereta api, tapi kapal digerakkan oleh baling – baling.

Kapal tunda dapat memiliki kemampuan manuver / pergerakan yang tinggi jika unit penggeraknya juga memenuhi. Kapal ini yang menggunakan penggerak konvesional, mempunyai ba;ing –baling yang ada di belakang, yang akan sangat tepat jika digunakan untuk menarik kapal besar dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Jenis penggerak yang lain yang biasa disebut dengan Schottel Propulsion System (Azimuth Thruster atau Z-peller) yang mana baling – baling yang ada di bawah kapal bisa bergerak 360o. Ada juga sistem penggerak Voith-Schneider yang memakai sejenis pisau yang ada di bawah kapal yang bisa membuat kapal berputar 360o.  

Baca Juga : Jenis – jenis Kapal

Jenis – jenis kapal tuda (tug boat) :

  • Menurut Wilayah Kerjanya
  • Seagoing Tug Boat adalah kapal yang memiliki wilayah kerja di lautan lepas, dan kerap dipakai untuk operasi tengah laut. Pada umumnya mempunyai fore yang tinggi yang berguna untuk memecah ombak. Kapal ini juga mempunyai ukuran yang lebih besar daripada yang lain yang dapat mengangkut awak kapal sebanyak 7 – 10 orang, sehingga kapal ini juga mempunyai mesin tenaga yang sangat besar.
  • Harbour Tug Boat adalah kapal yang memiliki wilayah kerja di pelabuhan. Memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding dengan Seagoing Tug Boat. Kapal ini memiliki tugas untuk menarik / mendorong kapal besar untuk merapat ke dermaga, karena kapal – kapal besar tidak dapat bergerak cukup lincah di pelabuhan yang sedang ramai dengan kapal – kapal yang lain.
  • River Tug Boat adalah kapal yang memiliki wilayah kerja di sungai – sungai yang beraliran tenang. Kapal ini tidak bisa dan akan sangat berbahaya jika beroperasi di lautan lepas, karena desain dari hullnya yang rendah dan kotak hingga tidak mempunyai kemampuan untuk memecah ombak dan juga sangat senditif terhadap gelombang laut. Kapal ini sering disebut juga dengan nama towboats / pushboats, karena sering dipakai untuk menarik / mendorong kapal tongkang.
  • Menurut Posisinya Saat Menunda
  • Pushing Tug Boat memiliki fungsi untuk mendorong kapal yang lain. Kapal ini juga dilengkapi dengan bantalan – bantalan yang dibuat dari karet atau yang biasa disebut dengan damprah, agar bodi kapalnya tidak tergores pada saat mendorong kapal lain.
  • Towing Tug Boat memiliki fungsi untuk menarik kapal lain. Untuk menarik dan membelokkan kapal yang lainnya, kapal ini juga dibekali dengan winch serta tali fiber yang panjangnya ratusan meter.
  • Slide Tug Boat memiliki fungsi untuk menunda pergerakan kapal lain dengan cara menempelkan bodinya pada kapal lain kemudian menggerakkannya.

Baca Juga : Jenis – jenis kapal tunda

Gimana nih sama penjelasan di atas? Apakah kalian udah paham sama penjelasannya? Semoga bisa menambah wawasan kalian semua ya! see you next time!

Baca juga : Kapal Layar Legendaris

tokoraphandicraft.com