Kapal Kargo

Kapal Kargo

Artikel Kapal Kargo

Kapal kargo atau yang biasa disebut juga dengan kapal barang merupakan salah satu jenis kapal yang dapat membawa barang – barang dan muatan dalam jumlah banyak dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain. Pada setiap tahunnya terdapat ribuan kapal jenis ini yang melintasi samudera dan juga lautan di seluruh dunia dengan memuat berbagai macam barang untuk perdagangan internasional. Kapal kargo biasanya didesain secara khusus dan dibuat dalam beberapa ukuran karena memiliki tugas yang sangat berat. Biasanya, kapal ini juga dilengkapi dengan crane dan mekanisme yang lain untuk memudahkan dalam kegiatan bongkar muat barang.

Menurut catatan terawal tentang aktivitas pengangkutan laut menyebutkan bahwa pengangkutan barang – barang untuk perdagangan, bukti – bukti sejarah dan arkeologi juga membuktikan bahwa kegiatan ini sudah mulai meluas pada awal abad ke-1 Sebelum Masehi. Pada zaman pertengahan, keinginan untuk mengoperasikan jalur perdagangan untuk jarak tempuh yang lebih jauh dan juga lebih banyak musim inovasi dalam perbaikan desain kapal.

Pada saat sebelum pertengahan, terdapat banyak kasus pembajakan yang dilakukan oleh bajak laut yang mengakibatkan semua kapal harus siap dengan persenjataan di atas kapalnya. Kegiatan pembajakan ini juga masih sering terjadi di wilayah lautan sekitar Asia, khususnya di Selat Malaka. Pada tahun 2004, pemerintah dari semua negara yang berbatasan dengan selat malaka ini, yaitu negara Singapura, Indonesia, dan juga Malaysia setuju untuk memberikan perlindungan yang ekstra pada kapal – kapal yang melewati selat tersebut.

Dengan adanya kemajuan teknologi pada saat ini, pastinya orang – orang akan lebih memilih untuk  memakai pengiriman atau ekspedisi denagn melalui jalur udara, karena lebih cepat, lebih praktis dan dapat menghemat waktu. Tetapi, apabila perusahaan mengirimkan barang dalam jumlah yang besar dan banyak, maka pengiriman dengan melalui jalur udara akan lebih banyak memakan biaya. Pengiriman dengan menggunakan jalur udara juga mempunyai kekurangan yaitu tidak bisa menampung barang dalam jumlah yang besar.

Jika suatu perusahaan mau mengirimkan barang dalam jumlah yang besar, maka lebih baik perusahaan tersebut melakukan pengiriman barang dengan menggunakan jalur transportasi laut. Karena selain bisa mengirimkan muatan barang dengan jumlah yang besar, pengiriman barang dengan melalui transportasi laut mempunyai biaya pengiriman yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan melalui  jalur udara dan darat.

Baca juga : Jenis – jenis Kapal Kargo

tokoraphandicraft.com

Kapal Pesiar

Kapal Pesiar

Artikel Kapal Pesiar

Kapal pesiar (bahasa Inggris: cruise ship / cruise liner) merupakan sebuah kapal yang digunakan secara khusus untuk tujuan melakukan rekreasi / perjalanan wisata. Biasanya, penumpang akan menaiki kapal ini untuk menghabiskan waktu liburan atau waktu luang di atas kapal yang menyediakan fasilitas penginapan dan juga perlengkapan yang mirip dengan yang ada di hotel berbintang. Sebagian dari kapal pesiar yang ada mempunyai rute perjalanan yang akan selalu mengarah kembali ke pelabuhan asal keberangkatan. Lamanya waktu pelayarannya juga dapat berbeda – beda, mulai dari beberapa hari saja hingga hampir sekitar enam bulan tidak kembali ke pelabuhan asal keberangkatan.

Kapal pesiar ini tidak sama dengan kapal samudra atau ocean liner yang melakukan perjalanan dengan melalui rute reguler di lautan terbuka, terkadang juga antar benua, dan mengantarkan para penumpang dari suatu titik keberangkatan ke titik tujuan yang lainnya. Jika kapal jenis ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan sarat air kapalnya lebih rendah, maka akan dipakai sebagai kapal pesiar sungai.

Jenis – jenis kapal pesiar :

  1. Mega Cruise Ship

Merupakan jenis kapal yang berukuran besar dan tentunya mewah. Kapal jenis ini dapat menampung hingga 3000 penumpang dan juga mempunyai fasilitas yang lengkap. Seperti restoran, bar, nightclubs, tempat perbelanjaan, bioskop, galeri dan museum, gym, spa, kolam renang, dan fasilitas lainnya yang tentunya sangatlah mewah. Karena, fasilitas yang komplit dan mewah merupakan sebuah prioritas bagi mega cruise ship. Pada saat ini, kapal jenis ini bahkan bisa menampung hingga mencapai 5000 penumpang dalam sekali perjalanan.

  1. Luxury Cruise Ship

Kapal yang satu ini sangat mementingkan unsur kemewahan dalam setiap fasilitas dan juga akomodasi yang ada di dalam luxury cruise ship ini. Jadi, kapal ini tidak begitu mementingkan akan banyaknya menampung penumpang  dan ukuran dari kapalnya yang bisa dikatakan sedang. Tamu – tamu yang biasanya membooking kapal ini adalah golongan orang terkaya di dunia maupun pejabat – pejabat negara dari Uni Emirate Arab, dataran Eropa, dan juga Amerika.

  1. Ocean Cruise Ship

Kapal jenis ini bisa berlayar keliling dunia. Karena, kapalnya sudah dipersiapkan dengan fasilitas dan juga perlengkapan yang digunakan untuk menghadapi rintangan yang ada pada saat melakukan pelayaran di samudera. Seperti adanya badai, gelombang tinggi, hujan, angin, dan cuaca buruk yang lain.

  1. Small Cruise Ship (Yacht)

Merupakan kapal yang memiliki ukuran sedang, daya tampungnya hanya untuk beberapa ratus penumpang saja, dan lebih mementingkan pelayanan yang diberikan kepada penumpang. Penumpang yang menaiki kapal ini umumnya cenderung menginginkan suasana yang lebih private tanpa meluapakan sisi kemewahan yang hadir di dalamnya. Tujuan dari kapal ini juga berbeda dari kapal jenis lain, yaitu lebih banyak berlayar ke daerah yang sulit dijangkau oleh kapal yang berukuran lebih besar.

  1. Expedition Cruise Ship

Kapal jenis ini biasanya digunakan oleh para peneliti atau reporter dari discovery channel untuk melakukan ekspedisi atau perjalanan khusus yang dilakukan untuk membuat liputan.

Baca juga : Contoh Kapal Pesiar

Gimana nih sama penjelasannya? Jadi ingin naik kapal pesiar kan? sama dong kayak author hehe.

Sampai ketemu di lain kesempatan ya! See you next time!

tokoraphandicraft.com

Kapal Layar

Kapal Layar

Artikel Kapal Layar

Kapal layar merupakan sebuah kendaraan yang pergerakannya dibantu dengan adanya layar yang menggunakan tenaga angin untuk pendorongnya. Biasanya menggunakan konstruksi yang terbuat dari kayu yang cukup kuat. Kayu cukup lama digunakan sebagai bahan tulang punggung pelayaran yang bersifat sipil ataupun militer. Sampai pada abad ke-19 diketemukan mesin uap dan kapal besi atau baja yang beriringan dengan ramainya revolusi industri. Revolusi industri ini dipelopori oleh negara Inggris dengan diawalinya penemuan mesin uap oleh James Watt.

Saat pertama kali ditemukan, kapal ini dapat bergerak dengan menggunakan tenaga manusia sebagai pendayung dan juga berfungsi sebagai layar. Model yang seperti ini bisa dilihat di kapal viking, kapal romawi, kapal mesir kuno, kapal india kuno, sampai dengan pada masa kapal borobudur yang pada saat itu sudah menggunakan kapal layar. Seiring dengan berjalannya waktu, kapal jenis ini juga mengalami perkembangan seperti digunakannya kapal layar bercadik yang dapat ditemukan di Indonesia. Terdapat juga kapal yang menggunakan layar segitiga seperti yang pernah ditemui di Timur Tengah, kapal dengan layar segi empat yang dipakai oleh bangsa Eropa pada saat akan memasuki abad penjajahan, dan juga kapal dengan layar lipat yang ditemui di Jepang atau China.

Pada saat sekarang, kendaraan ini pada umumnya sudah dilengkapi dengan mesin tempel sebagai solusi jika nantinya tidak ada tiupan angin pada saat berlayar di daerah – daerah tertentu, agar nantinya tetap bisa melanjutkan perjalanan ke daerah yang akan dituju. Beberapa kapal yang terkenal di Indonesia yaitu kapal Dewaruci, Pinisi, Bimasuci, dan lain sebagainya.

Jenis – jenis kapal layar :

  1. Berdasarkan Tenaga Penggerak
  • Kapal dengan Pendayung
  • Kapal Tanpa Pendayung
  1. Dari Bentuk Layar
  • Layar Segitiga
  • Layar Segiempat
  • Layar Lipat
  1. Dari Tipe Kapal
  • Kapal Bercadik

Merupakan kapal yang digerakkan dengan menggunakan layar yang memanfaatkan tenaga angin sebagai pendorongnya. Kegunaan dari cadik pada kapal ini adalah untuk menyeimbangkan badan dan memantapkan perahu. Contohnya adalah Kapal Borobudur

  • Kapal Jung

Istilah “jung” (Bahasa Portugis: junco; bahasa Belanda: jonk; dan bahasa Spanyol: joanga) yang juga dipakai pada masa kolonial untuk merujuk pada kapal berukuran besar sampai sedang dari budaya Austronesia di Asia Tenggara Maritim, dengan atau tanpa sistem layar jung. Kapal ini banyak ditemukan di wilayah perairan Asia Tenggara hingga ke pantai timur Afrika. Jenis kapal Jung yang populer adalah Jung Jawa dan Jung China (Jung China Utara & Jung China Selatan).

  • Kapal Clipper

Kapal yang digunakan pada pertengahan abad ke-19 sebagai kapal pedagang yang dirancang untuk kecepatannya.

  • Kapal Galiung / Galiun

Merupakan kapal berukuran besar yang mempunyai dek beberapa tingkat dan biasanya digunakan oleh negara – negara Eropa dari abad ke-16 sampai abad ke-18. Biasanya digunakan untuk berdagang ataupun berperang yang dibekali dengan meriam jenis demiculverin.

  • Kapal Dromon

Merupakan salah satu kapal perang yang memiliki layar dan menjadi kapal perang paling penting dalam Angkatan Laut Bizantium pada abad ke-5 sampai abad ke-12 Masehi yang digantikan oleh kapal perang bergaya Italia.

  • Kapal Cog
  • Kapal Caravel

Merupakan kapal yang memiliki layar kecil yang mudah untuk dikemudikan dan banyak digunakan oleh negara Portugis untuk melalui pantai Afrika Barat dan Samudera Atlantik pada abad ke-15.

  • Kapal Kerakah

(bahasa Inggris: carrack; bahasa Portugis: carraca; bahasa Prancis: caraque) merupakan sejenis kapal pelintas semudra yang memiliki tiang tiga / empat yang digunakan sebagai kapal dagang bagi Bangsa Eropa dari Laut Tengah ke Laut Baltik. Kapal ini mulai dikembangkan pada abad ke-14 dan ke-15 di Eropa.

  • Longship

Merupakan kapal yang ditemukan pada abad ke-4 SM yang digunakan oleh orang – orang Norsemen / Viking untuk perdagangan, penjelajahan, dan peperangan.

Merupakan kapal tradisional khas milik Indonesia yang berasal dari Suku Bugis di Provinsi Sulawesi Selatan.

Bagaimana dengan informasi di atas? Semoga dapat bermanfaat ya bagi kalian semua! See you next time!

Miniatur Kapal Layar Dewaruci

tokoraphandicraft.com

Kapal

Kapal

Artikel Kapal

Kalian semua pasti tahu kan bagaimana kapal itu? Kebanyakan dari kalian pasti juga pernah menaikinya kan? Bagi kalian yang belum tahu, yuk simak penjelasan berikut!

Kata “kapal” dalam bahasa Indonesia dan Melayu berasal dari rumpun bahasa Dravida yaitu “kappal”. Kata ini mulai hadir dalam literatur Tamil sebagai kata கப்பல் setelah abad ke-17. Sebelum abad ke-17 di literatur dari Nusantara, kata kapal selalu merujuk pada kendaraan air buatan luar negeri (dalam hal ini, India). Sebelum abad itu, perahu merujuk pada kendaraan air besar. Dan pada akhirnya benar-benar digantikan oleh kata “kapal” yang merujuk pada kendaraan air besar.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kapal adalah kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut (sungai, dan sebagainya). Menurut Undang-undang no. 17 tahun 2008 mengenai Pelayaran, menyebutkan bahwa Kapal adalah “kendaraan air dengan bentuk dan jenis tertentu, yang digerakkan dengan tenaga angin, tenaga mekanik, energi lainnya, ditarik atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraan di bawah permukaan air, serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah.” Kapal juga bisa diartikan sebagai sebuah kendaraan / alat transportasi yang berada di air yang biasanya digunakan untuk mengangkut penumpang maupun barang. Kapal yang dimaksud disini adalah termasuk ukuran yang besar seperti kapal pesiar maupun ukuran yang kecil seperti sampan. Tetapi, biasanya kebanyakan orang menyebut kapal kecil dengan sebutan perahu.

Setelah beberapa abad lamanya, kapal yang biasanya dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga barang terus digunakan. Sampai pada akhirnya di awal abad ke-20 ditemukanlah pesawat terbang yang dapat mengangkut penumpang dan barang dalam waktu yang lebih singkat. Karena hal itulah, kapal yang awalnya dipuja-puja sekarang mendapatkan saingan baru yang berat. Meskipun begitu, kapal juga masih mempunyai keunggulan lho, yaitu mampu mengangkut barang dengan tonase yang lebih besar, sehingga lebih banyak didominasi oleh kapal niaga / kapal dagang dan juga tanker / pengangkut minyak. Sedangkan kapal penumpang banyak yang dialihfungsikan menjadi kapal pesiar.

Jenis – jenis kapal :

  1. Berdasarkan Tenaga Penggerak
  • Kapal Bertenaga Manusia atau Pendayung
  • Kapal Layar

Yaitu kendaraan yang pergerakannya dibantu dengan adanya layar yang menggunakan tenaga angin untuk pendorongnya.

  • Kapal Uap

Yaitu kendaraan yang pergerakannya dibantu dengan adanya tenaga uap yang berasal dari pembakaran batu bara untuk mengoperasikan baling – baling. Kapal uap mulai digunakan setelah penemuan mesin uap yang ditemukan oleh James Watt. Sejak saat itulah, kapal uap menjadi primadona karena lebih cepat dan kapal layar memiliki banyak keterbatasan.

  • Kapal Diesel atau Motor
  • Kapal Nuklir

Yaitu kendaraan yang pergerakannya dibantu dengan nuklir sebagai bahan bakar utamanya. Kapal jenis ini sangat jarang digunakan, karena kalau terdapat kebocoran maka akan sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar.

  1. Berdasarkan Jenis Pelayarannya
  • Kapal Permukaan

Yaitu kendaraan yang melakukan pelayaran di atas permukaan air. Contohnya seperti kapal perang, penumpang, dan induk.

  • Kapal Selam

Yaitu kendaraan yang pergerakannya berada di bawah permukaan air yang biasanya ditujukan untuk kepentingan militer. Atau bisa juga digunakan untuk ilmu pengetahuan laut dan air tawar.

  • Kapal Mengambang

Yaitu kendaraan yang melakukan pelayaran dengan cara mengapung mengambang di atas permukaan air dan bantalan udara.

  • Kapal Bantalan Udara / Melayang

Yaitu kendaraan yang melaju di atas permukaan bantalan udara.

  1. Berdasarkan Fungsinya

Kapal Perang, Penumpang, Barang, Tanker, Feri, Pemecah Es, Tunda, Pandu, Tongkang, Tender, Ro-Ro, Dingin Beku, Keruk, Peti Kemas / Kontainer, dan juga Pukat Harimau.

Cukup sekian informasi yang bisa kami sampaikan. Jangan lupa untuk mengikuti update dari kami ya !!! See you next time!

 

tokoraphandicraft.com